KUNINGAN – Prestasi Sekolah Adiwiyata Nasional tahun
2015 dan Sekolah Sehat Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2016 tidak
membuat SMAN 1 Cilimus terlena. Perilaku positif lain bagi siswanya
terus dibangun. Yang terbaru, Rabu (9/3), SMAN di bawah kendali H Jaja
Subagja MPd ini mencanangkan Gerakan Siswa Ayo Menabung. Gerakan
tersebut menggandeng bank jabar banten (bjb) Kuningan.
“Kecerdasan inteletual hanya berpengaruh 20 persen saja terhadap
keberhasilan. Penentunya 80 persen adalah kecerdasan emosional dan
spiritual. Atau sering dibilang karakter dan budi pekerti. Sebab itu,
sekolah akan terus berupaya agar karakter tertanam di jiwa kalian,”
tegas Kepala SMAN 1 Cilimus, H Jaja Subagja MPd di hadapan ribuan
siswanya.
Gerakan Ayo Menabung tidak terlepas dari pembangunan karakter
berhemat. Di pramuka, ada Dasa Dharma. Artinya hemat, cermat dan
bersahaja. Jangan sampai pesan moral tersebut, hanya terucap di mulut.
Tapi harus menjadi perilaku siswa SMAN 1 Cilimus.
Dari gerakan ini, setiap siswa akan diberi buku tabungan dari bjb.
Tahapnya, siswa bisa menabung di bank mini sekolah. Kemudian satu pekan
sekali akan diambil oleh bjb. Sehingga tabungan siswa betul-betul aman.
Dia tidak menekankan besaran setiap siswa harus menabung. Dia hanya
ingin siswa tidak menganggap remeh uang receh. Berapapun uangnya, dia
ingin siswa menyisihkan uang jajan untuk ditabung. “Terus tingkatkan
budaya menabung karena selain sangat baik sebagai pembentukan karakter
hemat, juga hasilnya bisa dipetik oleh siswa sendiri kelak. Menabung ini
buat kalian sendiri. Bagi sekolah hanyalah ingin kebiasaan. Jadi
menabunglah untuk masa depan kalian,” imbau Jaja.
Menurut Jaja, ada beberapa ciri sikap hemat. Saat hendak belanja
harus dipikir dulu apakah kebutuhan atau keinginan. Jika kebutuhan,
apakah termasuk primer, skunder, atau tersier. Apakah kebutuhannya
mendesak atau tidak. “Kalau sudah bisa membedakan itu, kita berarti
pandai,” katanya.
Sikap hemat lainnya, adalah pandai menjaga kesehatan. Baik kesehatan
diri maupun lingkungan. Sebanyaknya uang di kantong, kalau sakit
percuma. Jaja sendiri bersyukur, bahwa SMAN 1 Cilimus telah ditetapkan
sebagai Sekolah Sehat Terbaik tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2016.
“Budaya sehat siswa kami, semoga bisa dibawa ke rumah dan
lingkungannya,” harapnya.
Perilaku hemat lain, diterapkannya dari hal kecil. Seperti menutup
air kran agar tidak terus mengalir, mewajibkan siswa membawa bekal makan
ke sekolah. SMAN 1 Cilimus, juga sudah berprestasi sebagai Sekolah
Adiwiyata Nasional Tahun 2015. Beberapa unsurnya, menjadikan sampah dari
semula musuh menjadi sahabat dengan mengelolanya menjadi kompos dan
lain-lain.